Tampilkan postingan dengan label unik. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label unik. Tampilkan semua postingan

Greenlad, Kawasan dengan Fenomena Alam yang menakjubkan



Greenland merupakan sebuah daerah yang memiliki ciri khas khusus yaitu berupa salju yang sangat banyak dan tebal bahkan memiliki ketebalan hingga 3 km, Mungkin anda akan bertanya-tanya Mengapa ketebalan es yang ada di Greenland bisa mencapai 3 km, karena letak geografis Greenland berada di Kutub Utara sehingga memang memiliki suhu yang amat dingin. 

Sedangkan yang memberi nama Greenland adalah seorang penjelajah yang diasingkan keindahan pulau tersebut sekitar tahun 9 Masehi yang bernama Erik the Red, Dia memberi nama Greenland dengan harapan agar orang-orang mau berkunjung ke Greenland dan menetap di sana, karena pada saat itu Greenland memang benar terdapat hamparan rumput hijau yang amat sangat luas sebelum terjadinya suhu yang dingin, 


Greenland senantiasa memberikan pemandangan yang seru dan menyenangkan beberapa diantaranya adalah sebagai berikut:

1. Dalam setiap tahunnya di Greenland ada fenomena matahari yang tidak tenggelam Selama 2 bulan berturut-turut, ya itu mulai dari bulan Mei hingga bulan Juli di setiap tahunnya. Banyak orang yang menyebutnya fenomena adalah fenomena matahari tengah malam, dikarenakan tepat jam 12.00 malam pun di sana masih bisa mendapatkan sinar matahari walaupun tidak secerah di tempat Indonesia ini.

2. Di Greenland juga memiliki fenomena alam yaitu berupa munculnya Aurora yang bisa dilihat tanpa peralatan khusus, maka dari itu banyak sekali para fotografer dari berbagai negara datang ke Greenland untuk mendapatkan gambar yang menakjubkan tersebut dari hasil fenomena alam itu. 

3. Green pakaian ka wasaki penduduk paling sedikit di dunia, maka oleh beberapa faktor di antaranya adalah ketidakmampuan pendatang untuk beradaptasi kepada lingkungan yang ramah dingin, sehingga banyak pendatang yang membutuhkan Untuk Kembali keluar dari kawasan Greenland menuju kawasan hangat.


Itulah keunikan Negri Greenland, semoga anda terhibur dengan adanya informasi dari inilah yang kutahu. 


Selamat Hari Ayah


 
Ketika buka google, tepat jam 12 malam, tiba-tiba gambar google yang biasanya menuliskan google, kini berganti ikon gambar menjadi Selamat hari ayah,,, Eeeeh ternyata hari ayah di rayakan juga ya???

nah kalau gitu, saya ucapkan juga selamat hari ayah yang hebat sedunia, semoga tambah berkah dan bahagia selalu.....

ternyata hari ayah sudah ada diindonesia sejak jaman pak SBY lho.... dan di berbagai negara juga merakan hari ayah, karena hari ibu di indonesia identik dengan pahlawan Ra. Kartini, Maka hari Ayah diperuntukan untuk ayah yang hebat....

Saola, Binatang langka yg unik


Saola adalah salah sati mamalia yang paling langka didunia, mirip dengan sapi yang memiliki tanduk runcing dan panjang, untuk itu binatang ini sering manjadi binatang buruan bagi masyarakat setempat untuk dijadikan hiasan.  binatang ini hanya bisa di temukan di Vietnam dan Laos. maka dari itu binatang ini terancam punah oleh masyarakat di negara tersebut. Pada tahun 1992 Sepupu dari sapi, kijang, kambing, ini sudah pernah di temukan tengkoranknya  oleh sebuah tim survey bersama Departemen Kehutanan dan World Wide Fund for Nature. Tim ini menemukan tiga buah tengkorak dengan tanduk lurus yang tidak biasa di simpan di rumah2 untuk hiasan, untuk itu binatang ini termasuk tergolong unik dan langka.  dalam artikel mereka tim mengusulkan untuk "survey tiga bulan untuk mengamati hewan yang masih hidup" tetapi lebih dari 20 tahun kemudian masih ada laporan bahwa masih ada penampakan binatang ini di alam liar yang di laporkan oleh ilmuan. 


Pada september 2013 sebuah perangkap kamera yang di pasang oleh World Wildlife Fund dan Departemen Perlindungan Hutan pemerintah Vietnam . Van Ngoc Thinh , direktur WWF Vietnam , mengatakan , " Ini adalah penemuan yang menakjubkan dan memperbaharui harapan untuk pemulihan spesies.
Pada akhir Agustus 2010 ,  Penagkapan saola yang dilakukan oleh penduduk desa di Laos telah meninggal di penangkaran sebelum tim konservasi pemerintah untuk dilepaskan kembali ke alam liar 



Wisata di rohul


Selamat pagi siang sore malam untuk para pengunjung dan para pecinta IPTEK internet,,
kali ini siapa aja yang sayha mau tanya,,, dimna kalian tinggal???
ADmin blog ini tingggal di ROHUL, tahu gak apa itu rohul? yaitu adalah ROKAN HULU, suatu daerah kabupaten yang berda di provinsi RIAU daratan (karena riau sudah dibagi menjadi 2) XIxixiiixxixixxi
nah para pengunjung sekalian berhubung itu maka saya akan mereferensikan website atau blog untuk tempat informasi wisaata rohul ya??? karena jika saya menulis sendiri maka akan sangat panjang dan lebar.

Klik Disini makan anda di ajak ke tempat salah satu wisata rohul
klik disini
klik disini 
klik disini 

Inilah Rekor Sungai terpanjang Didunia


10. SUNGAI LENA BERADA DI BENUA EROPA (RUSIA) MEMILIKI PANJANG 4400 KM

sungai lena



9. Sungai Amur berada di Eropa dan Asia memiliki panjang 4444 kilometer
sungai amur

8. SUNGAI KONGO BERADA DI AFRIKA MEMILIKI PANJANG 4700 KILOMETER

sungai kongo

7. SUNGAI OB – IRTYSH BERADA DI EROPA DAN ASIA MEMILIKI PANJANG 5410 KILOMETER

sungai ob

6. SUNGAI KUNING ATAU HUANG HO BERADA DI CHINA BENUA ASIA MEMILIKI PANJANG 5464 KILOMETER

sungai huang ho

5. SUNGAI YENISEI – ANGARA – SELENGA BERADA DI RUSIA DAN MONGOLIA MEMILIKI PANJANG 5539 KILOMETER

Yenisei river

4. SUNGAI MISSISSIPPI – MISSOURI BERADA DI AMERIKA UTARA MEMILIKI PANJANG 6275 KILOMETER

mississippi

3. SUNGAI YANGTZE ATAU CHANG JIANG BERADA DI NEGARA CHINA MEMILIKI PANJANG 6300 KILOMETER

sungai yangtze

2. SUNGAI AMAZON BERADA DI AMERIKA SELATAN MEMILIKI PANJANG 6400 KILOMETERsungai amazon

1. Sungai Nil berada di Afrika memiliki panjang 6690 kilometersungai nil

Inilah 10 Matauang Indonesia Zaman Dahulu


Kerajaan Sumenep di Madura mengedarkan mata uang yang berasal dari uang-uang asing yang kemudian diberi cap bertulisan Arab berbunyi ‘sumanap’ sebagai tanda pengesahan. Uang kerajaan Sumenep yang berasal dari uang Spanyol disebut juga real batu karena bentuknya yang tidak beraturan. Dulunya uang perak ini banyak beredar di Mexico yang kemudian beredar juga di Filipina (jajahan Spanyol). Di negeri asalnya uang mi bernilai 8 Reales. Selain uang real Mexico, kerajaan Sumenep juga memanfaatkan uang gulden Belanda dan uang thaler Austria.

9. Uang Picis, Kesultanan Cirebon (1710 M)
Sultan yang memerintah kerajaan Cirebon pernah mengedarkan mata uang yang pembuatannya dipercayakan kepada seorang Cina. Uang timah yang amat tipis dan mudah pecah ini berlubang segi empat atau bundar di tengahnya, disebut picis, dibuat sekitar abad ke-17. Sekeliling lubang ada tulisan Cina atau tulisan berhuruf Latin berbunyi CHERIBON.

8. Uang Jinggara, Kerajaan Gowa (Abad ke-16)
Di daerah Sulawesi, yaitu Sulawesi Selatan dan Sulawesi Tenggara, berdiri kerajaan Gowa dan Buton. Kerajaan Gowa pernah mengedarkan mata uang dan emas yang disebut jingara, salah satunya dikeluarkan atas nama Sultan Hasanuddin, raja Gowa yang memerintah dalam tahun 1653-1669. Di samping itu beredar juga uang dan bahan campuran timah dan tembaga, disebut kupa.

7. Uang Kasha Banten, Kesultanan Banten (Abad ke-15)
Mata-uang dari Kesultanan banten pertama kali dibuat sekitar 1550-1596 Masehi. Bentuk koin Banten mengambil pola dari koin cash Cina yaitu dengan lubang di tengah, dengan ciri khasnya 6 segi pada lubang tengahnya (heksagonal). Inskripsi pada bagian muka pada mulanya dalam bahasa Jawa: “Pangeran Ratu”. Namun setelah mengakarnya agama Islam di Banten, inskripsi diganti dalam bahasa Arab, “Pangeran Ratu Ing Banten”. Terdapat beberapa jenis mata-uang lainnya yang dicetak oleh Sultan-sultan Banten, baik dari tembaga ataupun dari timah, seperti yang ditemukan pada akhir-akhir ini.

6. Uang Kampua, Kerajaan Buton (Abad ke-14)
Uang yang sangat unik,yang dinamakan Kampua dengan bahan kain tenun ini merupakan satu-satunya yang pernah beredar di Indonesia. Menurut cerita rakyat Buton, Kampua pertamakali diperkenalkan oleh Bulawambona,yaitu Ratu kerajaan Buton yang kedua,yang memerintaha sekitar abad XIV. Setelah ratu meninggal,lalu diadakan suatu “pasar” sebagai tanda peringatan atas jasa-jasanya bagi kerajaan Buton. Pada pasar tersebut orang yang berjualan engambil tempat dengan mengelilingi makam Ratu Bulawambona. Setelah selesai berjualan,para pedagang memberikan suatu upetiyang ditaruh diatas makam tersebut,yang nantinya akan masuk ke kas kerajaan. Cara berjualan ini akhirnya menjadi suatu tradisi bagi masyarakat Buton,bahkan sampai dengan tahun 1940.

5. Uang Dirham, Kerajaan Samudra Pasai (1297 M)
Mata uang emas dari Kerajaan Samudra Pasai untuk pertama kalinya dicetak oleh Sultan Muhammad yang berkuasa sekitar 1297-1326. Mata uangnya disebut Dirham atau Mas, dan mempunyai standar berat 0,60 gram (berat standar Kupang). Namun ada juga koin-koin Dirham Pasai yang sangat kecil dengan berat hanya 0,30 gram (1/2 Kupang atau 3 Saga). Uang Mas Pasai mempunyai diameter 10–11 mm, sedangkan yang setengah Mas berdiameter 6 mm. Pada hampir semua koinnya ditulis nama Sultan dengan gelar “Malik az-Zahir” atau “Malik at-Tahir”.

4. Uang Gobog Wayang, Kerajaan Majapahit (Abad k-13)
pada zaman Majapahit ini dikenal koin-koin yang disebut “Gobog Wayang”, dimana untuk pertama kalinya diperkenalkan oleh Thomas Raffles, dalam bukunya The History of Java. Bentuknya bulat dengan lubang tengah karena pengaruh dari koin cash dari Cina, ataupun koin-koin serupa yang berasal dari Cina atau Jepang. Koin gobog wayang adalah asli buatan lokal, namun tidak digunakan sebagai alat tukar. Sebenarnya koin-koin ini digunakan untuk persembahan di kuil-kuil seperti yang dilakukan di Cina ataupun di Jepang sehingga disebut sebagai koin-koin kuil. Setelah redup dan runtuhnya kerajaan Majapahit di Jawa Timur (1528), Banten di Jawa bagian barat muncul sebagai kota dagang yang semakin ramai.

3. Uang "Ma", (Abad ke-12)
Mata uang Jawa dari emas dan perak yang ditemukan kembali, termasuk di situs kota Majapahit, kebanyakan berupa uang “Ma”, (singkatan dari māsa) dalam huruf Nagari atau Siddham, kadang kala dalam huruf Jawa Kuno. Di samping itu beredar juga mata uang emas dan perak dengan satuan tahil, yang ditemukan kembali berupa uang emas dengan tulisan ta dalam huruf Nagari. Kedua jenis mata uang tersebut memiliki berat yang sama, yaitu antara 2,4 – 2,5 gram.

Selain itu masih ada beberapa mata uang emas dan perak berbentuk segiempat, ½ atau ¼ lingkaran, trapesium, segitiga, bahkan tak beraturan sama sekali. Uang ini terkesan dibuat apa adanya, berupa potongan-potongan logam kasar; yang dipentingkan di sini adalah sekedar cap yang menunjukkan benda itu dapat digunakan sebagai alat tukar. Tanda tera atau cap pada uang-uang tersebut berupa gambar sebuah jambangan dan tiga tangkai tumbuhan atau kuncup bunga (teratai?) dalam bidang lingkaran atau segiempat. Jika dikaitkan dengan kronik Cina dari zaman Dinasti Song (960 – 1279) yang memberitakan bahwa di Jawa orang menggunakan potongan-potongan emas dan perak sebagai mata uang, mungkin itulah yang dimaksud.

2. Uang Krishnala, Kerajaan Jenggala (1042-1130 M)

Pada zaman Daha dan Jenggala, uang-uang emas dan perak tetap dicetak dengan berat standar, walaupun mengalami proses perubahan bentuk dan desainnya. Koin emas yang semula berbentuk kotak berubah desain menjadi bundar, sedangkan koin peraknya mempunyai desain berbentuk cembung, dengan diameter antara 13-14 mm.

Pada waktu itu uang kepeng Cina datang begitu besar, sehingga saking banyaknya jumlah yang beredar, akhirnya dipakai secara “resmi” sebagai alat pembayaran, menggantikan secara total fungsi dari mata uang lokal emas dan perak.

1. Uang Syailendra (850 M)
Mata uang Indonesia dicetak pertama kali sekitar tahun 850/860 Masehi, yaitu pada masa kerajaan Mataram Syailendra yang berpusat di Jawa Tengah. Koin-koin tersebut dicetak dalam dua jenis bahan emas dan perak, mempunyai berat yang sama, dan mempunyai beberapa nominal :

* Masa (Ma), berat 2.40 gram; sama dengan 2 Atak atau 4 Kupang
* Atak, berat 1.20 gram; sama dengan ½ Masa, atau 2 Kupang
* Kupang (Ku), berat 0.60 gram; sama dengan ¼ Masa atau ½ Atak

Sebenarnya masih ada satuan yang lebih kecil lagi, yaitu ½ Kupang (0.30 gram) dan 1 Saga (0,119 gram). Koin emas zaman Syailendra berbentuk kecil seperti kotak, dimana koin dengan satuan terbesar (Masa) berukuran 6 x 6/7 mm saja. Pada bagian depannya terdapat huruf Devanagari “Ta”. Di belakangnya terdapat incuse (lekukan ke dalam) yang dibagi dalam dua bagian, masing-masing terdapat semacam bulatan. Dalam bahasa numismatik, pola ini dinamakan “Sesame Seed”.

Sedangkan koin perak Masa mempunyai diameter antara 9-10 mm. Pada bagian muka dicetak huruf Devanagari “Ma” (singkatan dari Masa), dan di bagian belakangnya terdapatsyailendra.JPG incuse dengan pola “Bunga Cendana”.







Sumber

Daftar Isi

http://inilah-yangkutahu.blogspot.com$134.5$134.5How much is yours?

close
Banner iklan   disini